Juragantidur's Blog

Arsip Penulis

kita merindukan sang pemimpin yang jiwanya tak mati

pemimpin bijaksana dan memiliki hati

untuk indonesia kita sendiri

bagi indonesia

kita tak butuh sampah untuk jadi pemimpin kita

yang hanya ingin mengeruk keuntungan semata

tangan kotor yang memungut rupiah dengan mudahnya

tanpa ada rasa bersalah di hatinya

tak ubahnya seperti kucing  jalanan

mengais, mencuri, tanpa beban

sampah jalanan

tahukah kamu hatiku resah

saat tak ada kabarmu

tahukah kamu hatiku luka

saat kamu didekatinya

tahukah kamu dulu aku tertarik

tahukah kamu sekarang lebih dari tertarik

tahukah kamu semakin bayangmu menarik

tahukah kamu ku tlah jatuh cinta padamu..

setelah kepergianmu

terasa sepi hariku

terasa kosong hatiku

karena kau berarti

setelah kepergianmu

terasa resah dihati

menyesakan hati

karena kau berarti

semakin kau jauh

semakin kuterluka

semakin kau acuh

semakin kuterluka..

teringat senyuman terakhirmu

yang kau berikan untuku

betapa sedihnya aku

senyuman indah itu

takan pernah ada lagi

senyuman terakhirmu

akan terus tersimpan

senyuman terakhirmu

akan terus terkenang

hingga batas waktuku..

cintaku seperti air mengalir

yang mengalir menuju hatimu

takan ku biarkan kering hatimu

kan ku isi dengan cintaku

cintaku akan tetap mengalir

menuju dalam hatimu

bagaikan air laut

takan pernah mengering

cintaku akan terus mengalir

kekal menuju hatimu

bagaikan udara pagi

yang menyejukan hati..

hembusan angin menyapa diri

di malam sunyi dan sepi

mengingatkan akan bayangmu

yang selalu menemaniku

kekasih yang telah pergi

meninggalkan dunia ini

menanggalkan sedih dihati

menyisakan tangis di hati

wahai sang malam

sampaikanlah cintaku padanya

yamg masih belum padam

sampai saat ini dan seterusnya..

gadis apakah kamu tahu

isi hati ini penuh sesak

karena terisi semua tentangmu

lewat tulisan ini

aku ingin ungkapkan

apa yang kurasakan

dan lama aku simpan

aku mencintaimu….



  • Tidak ada

Kategori